Di Amerika Serikat saja, kurang lebih 8,4 miliar ikan dibunuh setiap tahun untuk dimakan.

Eddie Garza (Vegan), Koordinator Kampanye Texas Mercy for Animals, AS: “Pekerja menguliti ikan hidup, mencabik sirip mereka, ekor mereka, sebelum akhirnya memenggal ikan sementara mereka masih sadar sepenuhnya. Ini adalah tindakan kejam, jika jenis rasa sakit ini diterapkan pada anjing atau kucing, mereka bisa didenda dan bahkan dihukum.”

Dr. Lee Schrader, Dokter hewan: “Ikan memiliki kapasitas untuk mengalami rasa sakit dan penderitaan, seperti semua hewan. Ikan tidak dibuat tidak sadar sebelum dikuliti hidup-hidup.”

Dalam Jurnal ilmiah Nature, para peneliti menyimpulkan bahwa industri perikanan secara cepat merusak ekosistem kelautan, dengan industri tersebut telah melenyapkan 90% dari persediaan ikan laut besar dalam hanya 50 tahun terakhir. Dalam satu jenis pemancingan komersil disebut pukat dasar, jaring yang sangat besar berukuran lapangan bola diseret sepanjang dasar laut, menyapu tak hanya ikan, tapi banyak bentuk lain dari kehidupan laut yang rapuh.

Eddie Garza (Vegan), Koordinator Kampanye Texas Mercy for Animals, AS: “Kita sungguh tahu bahwa ikan punya otak, sistem saraf pusat dan ujung saraf. Hewan-hewan ini punya nociceptor yang adalah reseptor kulit yang secara fisiologis serupa dengan otak depan dan tengah dari mamalia. Dan riset baru-baru ini menyatakan di video kami dimana Anda lihat ikan melompat-lompat karena sakit adalah usaha perjuangan untuk melepaskan diri dari pisau pekerja.”

Dr. Theresa Burt de Perera, ilmuwan peneliti di Universitas Oxford, Inggris menyatakan, “Kami menemukan bahwa [ikan] sangat mampu belajar dan mengingat, dan memiliki rentang keahlian kognitif yang dapat mengejutkan banyak orang.”

Mercy for Animals: Tinggalkan Ikan. Pilihkan Vegan.

Sumber:
http://www.suprememastertv.com/ina/stop-animal-cruelty/?wr_id=88