Gizi agar Subur dan Cepat Hamil

123rf.com

Nutrisi dan faktor gaya hidup dapat mempengaruhi kesuburan secara langsung, dan mereka juga mempengaruhi risiko terkena beberapa penyakit yang menurunkan kesuburan, termasuk sindrom ovarium polikistik, endometriosis, dan fibroid uterus.

Beberapa studi menunjukkan bahwa suplemen vitamin C dosis tinggi (750 mg/hari), kombinasi dari antioksidan, zat besi, dan asam amino arginin dapat membantu wanita hamil. Sebaliknya, penyakit seliak, yang dipicu oleh gluten dalam makanan, dapat menurunkan kesuburan dan menyebabkan keguguran. Pada wanita yang terkena, kesuburan dapat ditingkatkan dengan diet bebas gluten.

Pada laki-laki, infertilitas dapat terjadi karena merokok, infeksi saluran reproduksi, varikokel, dan kemungkinan pola makan yang miskin, yang semuanya dapat merusak sperma. Studi terkontrol dosis tinggi kombinasi dari antioksidan (vitamin C> 200 mg/hari, vitamin E200-600 IU/hari; selenium 100-200 mg /hari) tampaknya memperbaiki fungsi sperma dan dapat menyebabkan angka kehamilan meningkat , khususnya di mantan perokok.

Konsumsi alkohol berhubungan dengan kesuburan yang menurun pada wanita dan pria.

Gizi bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Ibu hamil dan menyusui perlu meningkatkan kebutuhan kalori secara keseluruhan dan untuk nutrisi tertentu. Kegagalan untuk mencapai asupan yang diperlukan dapat meningkatkan risiko penyakit kronis tertentu pada anak-anak mereka, kadang-kadang terjadi bertahun-tahun atau dekade kemudian.

Kebutuhan protein dalam kehamilan sedikit bertambah untuk memungkinkan pertumbuhan janin dan produksi ASI. Sumber protein sama pentingnya dengan jumlah asupan. Beberapa bukti menunjukkan bahwa kebutuhan protein dapat lebih aman dipenuhi dari makanan nabati, bukan produk hewani. Sumber protein nabati, selain memenuhi kebutuhan protein, dapat membantu memenuhi kebutuhan yang meningkat akan asam folat, kalium, dan magnesium, dan memberikan serat, yang dapat membantu mengurangi konstipasi (sembelit) yang merupakan keluhan umum selama kehamilan.

Ibu hamil juga harus berhati-hati untuk menghindari jenis ikan tertentu, seperti hiu, ikan todak, makarel, dan tilefish, yang sering mengandung kadar merkuri yang tinggi. Ikan lain yang tercemar merkuri, termasuk ikan tuna dan ikan yang diambil dari perairan tercemar terutama harus dihindari.

Wanita hamil dan/atau menyusui juga membutuhkan peningkatan jumlah vitamin A, C, E, dan vitamin B, termasuk asam folat. Konsumsi asam folat terlihat rendah pada wanita dengan pola makan khas Barat dan tertinggi pada wanita dengan pola makan vegetarian. Wanita hamil juga membutuhkan peningkatan jumlah kalsium, fosfor, magnesium, besi, seng, potasium, selenium, dan mineral lainnya. Vitamin-mineral formula prenatal sangat disarankan untuk semua perempuan untuk meningkatkan kemungkinan bahwa kebutuhan gizi tersebut terpenuhi.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan kunjungi link Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM) berikut ini :

http://www.nutritionmd.org/consumers/general_nutrition/all_stages_fertility.html

Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM) adalah organisasi nirlaba yang berbasis di Washington, DC., AS dan beranggotakan lebih dari 6.000 dokter yang tertarik dalam peran nutrisi pada kesehatan. Hubungi PCRM pada alamat berikut : Physicians Committee for Responsible Medicine, 5100 Wisconsin Ave., N.W., Ste.400, Washington DC, 20016, Phone: 202-686-2210     Email: pcrm@pcrm.org