shutterstock.com

Diet rendah karbohidrat dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan peningkatan risiko penyakit jantung, menurut sebuah studi baru di Swedia. Sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi risiko penyakit jantung pada tahun 1980-an, lebih dari 140.000 individu didorong untuk mengurangi asupan lemak mereka. Mereka melakukannya, dan tingkat kolesterol mereka turun – untuk sementara waktu. Namun, pada awal tahun 2000-an, tren diet rendah karbohidrat menyebabkan banyak dari individu ini menghindari karbohidrat yang sehat dan, sebagai gantinya, makan makanan berlemak. Hasilnya kadar kolesterol lebih tinggi dan secara keseluruhan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Referensi :
Johansson I, Nilsson L, Stegmayr B, Boman K, Hallmans G, Winkvist A. Associations among 25-year trends in diet, cholesterol and BMI from 140,000 observations in men and women in Northern Sweden. Nutr J. 2012;11:40. E-pub ahead of print.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan kunjungi link Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM) berikut ini :

http://www.pcrm.org/health/medNews/low-carb-diets-increase-heart-disease-risk

Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM) adalah organisasi nirlaba yang berbasis di Washington, DC., AS dan beranggotakan lebih dari 6.000 dokter yang tertarik dalam peran nutrisi pada kesehatan. Hubungi PCRM pada alamat berikut : Physicians Committee for Responsible Medicine, 5100 Wisconsin Ave., N.W., Ste.400, Washington DC, 20016, Phone: 202-686-2210     Email: pcrm@pcrm.org