22 April 2002. Pria yang menilai dirinya pemarah pada kuesioner yang diberikan pada usia muda, maka pada usia 55 tahun, pria tersebut tiga kali lebih mungkin menderita penyakit jantung dan enam kali lebih mungkin terkena serangan jantung (infark miokard), dibandingkan dengan pria lain. Penelitian Johns Hopkins University terbit dalam Archives of Internal Medicine hari ini.

Chang PP, Ford DE, Meoni LA, Wang NY, Klag MJ. Anger in young men and subsequent premature cardiovascular disease. Arch Intern Med. 2002;162:901-906.

Ford DE, Mead LA, Chang PP, Cooper-Patrick L, Wang NY, Klag MJ. Depression is a risk factor for coronary artery disease in men: the precursors study. Arch Intern Med. 1998;158:1422-1426.

Salah satu dasar umum antara kemarahan dan penyakit jantung: Testosteron dapat menyebabkan agresivitas, dan pria dengan kadar rendah globulin pengikat hormon-seks (SHBG), yang mengikat testosteron, cenderung dinilai oleh istri-istri mereka lebih bersifat menguasai dan sulit memiliki hubungan yang baik, dibandingkan dengan pria dengan kadar SHBG yang lebih tinggi. Diet vegan yang rendah lemak menurunkan kadar kolesterol, tetapi juga meningkatkan SHBG, membantu untuk meredam efek testosteron.

Gray A, Jackson DN, McKinlay JB. The relation between dominance, anger, and hormones in normally aging men: results from the Massachusetts Male Aging Study. Psychosomatic Medicine. 1991;53:375-385.

Barnard ND, Scialli AR, Hurlock D, Bertron P. Diet and sex-hormone binding globulin, dysmenorrhea, and premenstrual symptoms. Obstet Gynecol. 2000;95:245-250.

Sumber :

http://www.pcrm.org/health/medNews/anger-and-heart-disease